Penulis: admindesa

Karangnangka Optimalkan Pelayanan Melalui Penggunaan Mitra Desa 1.0

Tampilan Mitra Desa 1.0 untuk tata kelola pemerintahan desa Karangnangka — Desa Karang, Kecamatan Kedung Banteng, Banyumas menjadi salah satu desa yang telah mempergunakan sistem Mitra Desa 1.0 untuk tata kelola pemerintahan desa.  Sistem yang dikembangkan oleh Gerakan Desa Membangun (GDM) dan Infest Yogyakarta ini berfungsi sebagai sistem yang memuat dan mempermudah pengelolaan data kependudukan di wilayah perdesaan. Seperti Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng dan Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Desa Karangnangka menjadi yang mengujicoba sistem ini. Mitra Desa 1.0 disusun secara partisipatif dengan melibatkan pihak desa. Melalui beberapa lokakarya GDM dan satu lokakarya penyusunan alur sistem, Mitra Desa 1.0 akhirnya dapat dipergunakan oleh pihak desa. Sistem yang bersifat berkode sumber terbuka dan bebas (free and Open Source) secara perlahan akan digunakan oleh desa-desa lain. Menurut Kodirin, salah satu pegiat Desa Membangun sekaligus perangkat Desa Karangnangka, sistem ini adalah salah satu karya GDM yang dipersembahkan untuk mendorong perubahan yang bersumber dari akar rumput. Sistem yang pada versi 1.0 ini akan terfokus pada administrasi kependudukan ini akan terus berkembang sesuai dengan skala prioritas kebutuhan desa. “sistem ini akan terus berkembang. Jadi desa juga harus menemukan kebutuhannya sendiri,” tegas Kodirin di sela lokakarya pengenalan Mitra 1.0 di Desa Pancasan Kecamatan Ajibarang Banyumas (19/06/2012). Mempertegas Kodirin, koordinator GDM Banyumas, Budi Satrio menegaskan bahwa sistem tersebut harus diiringi dengan iktikad perubahan dan kemampuan yang mumpuni dari perangkat desa. Mitra Desa adalah alat yang dapat digunakan...

Read More

Musim Kemarau Berkah Bagi Pembuat Bata Merah

Pembuat Bata Merah Sedang Menjemur Bata Mentah KARANGNANGKA– Banyak orang mengeluhkan musim kemarau terutama para petani yang mengandalkan air, karena debit air sungai mulai mengecil sehingga para petani mulai berebut air untuk mengaliri lahan sawahnya. Tetapi musim kemarau tidak semua mengeluhkan terutama para pengrajin Bata Merah di Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas, dengan musim kemarau mereka diuntungkan dengan teriknya matahari. Pada musin kemarau saat ini produksinya meningkat dan kualitasnya bagus. Disamping memenuhi konsumen, nantinya sisanya untuk persedian ketika musim hujan. Salim 25 tahun pembuat bata merah mengatakan “ Musim kemarau menguntungkan bagi dirinya, pembuatan bata merah bisa berjalan lancar, karena tidak terganggu hujan. Waktu pembuatan dari pencetakan sampai pembakaran jadi cepat. Kami sangat tergantung panas matahari untuk pengeringan, semakin panas waktu siang semakin cepat waktu pengeringannya atau pembakaran. Produksi bata merah saat ini bisa maksimal dibanding pada musim hujan. Pada musim kemarau mampu mencetak 500 biji setiap hari, tetapi pada musim hujan hanya 200 – 250 biji per hari. Kalau musim kemarau prosesnya tidak terlalu lama hanya sekitar tiga minggu akan tetapi kalau musim hujan untuk memenuhi kebutuhan 20.000 biji bata merah membutuhkan waktu sekitar satu bulan,” jelasnya Musim kemarau membuat kualitas bata merah semakin bagus dan meningkatkan produksi. Bahan mentah yang cepat kering mempercepat proses pembakaran serta tidak membutuhkan sekam yang banyak untuk bahan bakar. Bata merah hasilnya bagus dan tidak mudah hancur atau pecah. Dengan meningkatnya...

Read More

Pelepasan Siswa-Siswi TK Pertiwi Karangnangka

KARANGNANGKA- Kamis, 21 Juni 2012 bertempat di Pendopo Wirayuda Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng, begitu ramai anak-anak usia dini yang menggunakan pakaian beragam ada yang berkebaya, pakaian ala petani, pendekar dan masih banyak lainnya. Sebanyak 40 anak usia dini sedang mempersiapkan pentas dalam rangka pelepasan siswa-siswi  TK Pertiwi desa Karangnangka Tahun Ajaran 2011-2012 . Pelepesan TK tersebut  di hadiri Dinas Pendidikan Kecamatan Kedungbanteng, Ketua Yayasan TK Pertiwi, Komite TK dan para wali murid serta undangan lainnya. Dalam sambutannya Ketua Yayasan Sasmito mengatakan ” Bahwa saat ini dunia pendidikan di desa Karangnangka begitu di perhatikan, ini dibuktikan dengan  sedang dibangunya gedung TK Pertiwi yang baru agar dalam belajar siswa siswi merasa aman dan nyaman” katanya ” Yang lebih membangakan lagi bahwa SD Negeri Karangnangka juga  di tunjuk untuk menjadi SD RSBI, di Kabupaten Banyumas hanya ada dua SD yang dipersiapkan menjadi SD RSBI yaitu SD Negeri Karangnangka serta SD Al Irsyad Purwokerto”Imbuhnya Sementara itu salah satu guru TK Pertiwi Faereni menyampaikan” untuk tahun ajaran 2011-2012 murid TK pertiwi sebanyak 40 anak, akan tetapi yang nantinya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau masuk SD hanya 30 anak. Ini dikarenakan yang 10 siswa belum memenuhi syarat untuk masuk ke SD menginggat usianya belum genap enam tahun” ujarnya TK Pertiwi Desa Karangnangka yang di kelola oleh komite yang terdiri dari masyarakat dan ibu-ibu dari istri para perangkat desa telah banyak meluluskan siswa-siswinya yang...

Read More

Mangsa Rolas, Hasil Petani Gurami Menurun

KARANGNANGKA – Kondisi cuaca yang tidak menentu, ternyata sangat mempengaruhi produksi telur ikan Gurami di Desa Karangnangka. Ruly, salah seorang pelaku usaha budidaya telur Gurami di Karangnangka mengatakan, perubahan suhu pada musim ini sangat berpengaruh terhadap produktifitas ikan Gurami dalam … Continue reading → Read...

Read More

Karangnangka Peserta Festival Jawa Kidul I 2012 di Tasikmalaya

KARANGNANGKA-Setelah beberapa kali melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dan membangun jaringan dalam beberapa Lokakarya Gerakan Desa Membangun (GDM) dari desa ke desa yang tersebar di wilayah Jawa bagian selatan meliputi Banyumas,Tasikmalaya,Cianjur dan desa lainya yang dilakukakn sejak pertengahan 2011, sebagai wujud … Continue reading

Read More

TEMUKAN KAMI :

TWITTER DESA