Perangkat desa menyampaikan santunan pada warga yang di kirim dari PMI di Singapura

KARANGNANGKA– 8 warga masyarakat desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Banyumas  yang bekerja sebagai Pekerja Migrant Indonesia(PMI) di Singapura setiap bulan berbagi sosial kepada para anak yatim dan orang tua jompo Desa Karangnangka dengan cara mentranfer sebagian gaji yang mereka dapatkan setiap bulan.

8 pekerja migrant Indonesia ini berasal dari satu desa yaitu Karangnangka dan di Singapura mereka sering berkumpul sehingga sering ikut serta memikirkan kondisi desa terutama dalam hal kemiskinan yang di alami oleh para anak yatim, piatu, kaum duafa dan orang tua jompo, sehingga mereka setiap bulan bisa berbagai pada warga karangnangka yang memang perlu di bantu.

Santunan ini baru berjalan 3 bulan akan tetapi sudah dapat dirasakan oleh para penerima manfaat yang penyaluranya melalui rekan-rekan perangkat desa dengan data yang ada terus di sampaikan kepada para teman-teman PMI di Singapura.

Inung salah satu PMI yang di hubungi melalui whatsApp mengatakan;” berbagi santunan kepada anak yatim dan orang tua jompo sudah menjadi niat dan tekad kami,bukan berarti kami yang di sini merasa lebih kaya atau mampu setidaknya kami semua merasa punya tanggung jawab moral pada mereka yang bernasib kurang beruntung sehingga perlu di bantu,” katanya

Sedangkan Nur teman dari Inung sesama PMI menjelaskan,” Menurutnya, berbagi sosial dengan para Ibu – ibu jompo dan Anak-anak yatim dan kaum duafa di Desa merupakan kebahagian tersendiri yang tidak perlu kami banggakan , sebab bantuan sosial semacam ini hanya sekedar meringankan beban bagi mereka guna menghadapi kebutuhan karena mereka memang perlu di bantu tanpa ada embel-embel apapun kami semua ikhlas berbagi,”jelasnya

 

(Dibaca total 23 kali, dibaca 1 kali hari ini)