Warga mengikuti praktek pemulasaran jenazah di Joglo Wirayuda

KARANGNANGKA– Bagi setiap yang bernyawa apalagi manusia, kematian menjadi sebuah fase menuju alam akherat yang kekal.Kematian juga merupakan sebuah pemutus nikmat kehidupan di dunia. Tak jarang  setiap manusia enggan bahkan takut bila membicarakan sebuah kematian.padahal mengingat datangnya ajal atau kematian menjadi sebuah kewajiban setiap muslim agar semakin meningkatkan iman dan taqwa dalam beribadah kepada Allah Swt.

Atas hal tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan membekali masyarakat agar dapat membantu bagi setiap warga yang meninggal supaya cepat di urus maka Pemerintah Desa karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Banyumas pada Sabtu malam, 23/12/2017 mengadakan pelatihan pemulasaran jenazah bertempat di Joglo Wirayuda. Agar dalam pemulasaran jenazah sesuai dengan tata cara Islam.

Hadir dalam pelatihan tersebut para ketua Rukun Tetangga dan warga perwakilan dari masing-masing Rukun Tetangga yang ada di wilayah desa Karangnangka.

Sebagai pemateri yaitu mantan Kayim Slamet Masruri di bantu Muhajirin yang juga merupakan mantan perangkat desa.

Dalam sambutanya Kepala Desa Karangnangka Jafar Aerudin mengatakan,” melalui pelatihan tersebut ingin mencetak kader-kader di masyarakat khsunya dalam pemulasaran jenazah,meskipun itu merupakan fardhu kifayah namun terkadang masyarakat meyepelekan hal ini karena menurut mereka sudah ada amil yang mengurusnya,” katanya

Namun sangat disayangkan karena anggapan inilah banyak masyarakat yang tidak mampu bahkan tidak mau memperlajari tata cara pengurusan jenazah, oleh karenanya sering ditemukan di masyrakat kendala ketika terjadi kematian lebih dari satu orang diwaktu yang sama,sedangkan di wilayah tersebut hanya memiliki satu amil atau kayim,maka tentu saja pengurusan jenazah yang seharusnya di segerakan mengalami keterlambatan,” imbuhnya

Salah satu peserta pelatihan Kuat,mengungkapkan merasa bersyukur dengan pelatihan pemulasaran jenazah yang di adakan oleh  Pemerintah Desa. “ saya ingin setiap wilayah ada masyarakat yang bisa dalam pemulasaran jenazah biar kalau ada yang meninggal dunia tidak selalu tergantung pada amil untuk mengurus jenazah,”harapnya

(Dibaca total 47 kali, dibaca 1 kali hari ini)