Ketua BKD desa Karangnangka secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan kepada warga

KARANGNANGKA– Ketua Badan Kerjasama Desa (BKD) Muhammad Wajib alwi,S.Pdi  menyerahkan 9 paket peralatan untuk warga yang mempunyai usaha dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat dan merehab untuk 2 Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) . Paket tersebut berupa bantuan peningkatan produksi serta perbaikan rumah sebagai kebutuhan dasar..

Penyerahan tersebut dilakukan di Joglo Wirayuda Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng banyumas, Rabu (13/12/2017). Hadir dalam acara yang diselenggarakan Badan Kerjasama Desa itu Kepala Desa Karangnangka, Anggota BKD, serta sebelas penerima bantuan peratalan dan RLTH.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jafar Aerudin mengungkapkan, bahwa pihaknya berupaya menerjemahkan visi dan misi yang menginginkan masyarakat Desa karangnangka dapat berdaya melalui kegiatan usaha walaupun sekalanya masih kecil,akan tetapi dapat berkelanjutan sehingga kesejahteraan sedikit demi sedikit meningkat,” ujarnya

Dari itu, BKD  memprogramkan baantuan peningkatan produksi dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan perbaikan Rumah Tidak layak Huni (RLTH).

Bantuan yang terdiri dari 9  paket itu didalamnya terdapat berbagai peralatan. Diantaranya bantuan peralatan Wajan,hand seller,tabung gas, kompor gas, loyang roti,ketel presto,oven roti untuk  usaha makanan hingga usaha kecil lain.

Diharapkan bantuan tersebut menjadi stimulus untuk peningkatan usaha yang akan berdampak pada peningkatan ekonomi.

Kami menekankan disini, sesuaia perjanjian yang akan ditandatangi nanti, jika bantuan tersebut tidak boleh pindah tangan apalagi dijual,” katanya.

Sementara itu, menurut ketua BKD, pihaknya berharap bantuan alat produksi tersebut dapat dimanfaatkan untuk peningkatan produksi usaha dengan menjadi wiraswastawan.

Karena seusai ajaran Nabi kata dia, pekerjaan yang baik adalah yang diperoleh dari hasil usaha sendiri dengan menjadi enterpreunership yang baik.

Saya berharap, kalau hari ini menerima satu peralatan usaha, tahun depan bisa berkembang menjadi dua bahkan tiga. Karena itu bentuk syukur yang benar bukan malah minta bantuan lagi,” katanya.

Muhammad Wajib Alwi  juga mengingatkan jika salah satu kunci kesuksesan usaha adalah ketekunan, karena dalam usaha tidak mungkin sukses terus, sehingga bagaimana menyiasati kendala untuk menuju sukses itu butuh kerja keras dan tekun.

Dalam usaha ini, perlu banyak belajar dari orang China yang tekun dalam usaha dan tidak gampang tergoda untuk hal yang konsumtif,” ungkapnya.

(Dibaca total 37 kali, dibaca 1 kali hari ini)