Peserta arak-arakan dalam festival takir Banyumas

KARANGNANGKA- Program Pemberdayaan Keluarga (PKK) Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas mewakili Kecamatan Kedungbanteng dalam Festival Takir Banyumas  Memeti Tradisi Tinggalane Kaki Nini tingkat Kabupaten yang di pusatkan di alun-alun Banyumas (Alun-alun Kecamatan Banyumas).Kegiatan festival takir kali ini adalah sebagai rangkaian memperingati bulan sura bagi masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas khususnya.

Dalam festivak takir tersebut setiap wakil Kecamatan diharuskan menyetorkan satu takir yang sudah di buat untuk di nilai oleh panitia,setelah itu para wakil Kecamatan yang terdiri dari lima orang perempuan dan empat orang laki-laki mengikuti pawai sambil membawa tenong(tempat kiriman jaman dulu) yang berisi takir untuk diarak mengelilingi area alun-alun Banyumas dan berhenti kembali di tenda yang telah disediakan panitia untuk makan bersama.

Dalam sambutannya Bupati Banyumas menyampaikan,” tujuan dari pada festival takir ini dalam rangka menjadikan masyarakat guyub,rukun serawung dan yang lebih penting semedulur diantara masyarakat Banyumas dari berbagai desa yang ada,”jelasnya

Ketua PKK desa Karangnangka menjelaskan,” untuk festival takir adalah hal baru yang di ikuti akan tetapi bagi para ibu-ibu desa Karangnangka tidak begitu susah dikarenakan sering membuat takir ketika ada kerja bakti yang di lakukan oleh bapak-bapak,”ujarnya

Dalam festival Takir Banyumas PKK desa Karangnangka sebagai wakil Kecamatan Kedungbanteng karena dalam lomba takir tingkat Kecamatan desa Karangnangka keluar sebagai juara satu,sehingga dalam dalam mewakili Kecamatan tidak begitu kaget karena sudah biasa ”imbuhnya

Hadir dalam Festival Takir Banyumas Memeti Tradisi Tinggalane Kaki Nini, Bupati Banyumas,SKPD para Camat, pegiat seni,warga dan masyarakat yang ada di sekitar Alun-alun Banyumas.

 

 

(Dibaca total 26 kali, dibaca 1 kali hari ini)