Para petani sedang diajari pertanian dengan cara SRI

Para petani sedang diajari pertanian dengan cara SRI

KARANGNANGKA- Kita sering mendengar istilah pemberdayaan masyarakat, apa sebenernya arti dari pemberdayaan masyarakat iru?

Secara lugas dapat diartikan sebagai suatu proses yang membangun manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat dan pengorganisasian masyarakat.

Dari difinisi tersebut terlihat ada 3 tujuan utama dalam pemberdayaan masyarakat yaitu mengembangkan kemampuan masyarakat, mengubah perilaku masyarakat dan mengorganisir diri masyarakat. Kemampuan masyarakat yang dapat dikembangka tentunya banyak sekali seperti kemampuan untuk berusaha , kemampuan untuk mencari informasi, kemampuan untuk mengelola kegiatan, kemampuan dalam pertanian dan masih banyak lagi sesuai kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

Perilaku masyarakat yang perlu dirubah tentunya perilaku yang merugikan masyarakat atau menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat.Contoh yang sering kita temui di masyarakat seperti anak tidak boleh sekolah, ibu hamil tidak boleh makan telor, yang membicarakan rencana pembangunan desa hanya kaum laki-laki saja, dan masih banyak lagi yang dapat kita temui di masyarakat.

Pengorganisasian masyarakat dapat dijelaskan sebagai suatu upaya masyarakat untuk saling mengatur dalam mengelola kegiatan atau program yang mereka kembangkan.Disini masyarakat dapat membentuk panitia kerja, melakukan pembagian tugas, saling mengawasi, merencanakan kegiatan.

Lembaga-lembaga adat yang sudah ada sebaiknya perlu dilibatkan karena lembaga itulah yang sudah mapan atau ada lebih dulu, tinggal meningkatkan kemampuannya saja.

Mengapa masyarakat perlu diberdayakan ?

Pemberdayaan masyarakart muncul karena adanya suatu kondisi masyarakat sosial ekonominya rendah mengakibatkan  mereka tidak mampu dan tidak tahu, hal ini terjadi karena mereka tidak dapat menikmati pendidikan yang memadai , ketidakmampuan dan ketidak tahuan masyarakat mengakibatkan  produktivitas mereka rendah.

Hal ini dapat terjadi karena masyarakat tidak menguasai teknologi yang dapat membantu dalam meringankan pekerjaan mereka.Terpaksa masyarakat menggunakan teknik konvensional yang sudah mereka pelajari turun temurun dengan hasil yang minimal.Ter;ihat sepintas masyarakat sudah puas dengan hasil mereka, tapi kenyataan yang sebenarnya masyarakat tidak sadar bahwa mereka masih dapat melakukan hal-hal yang lebih baik dari saat ini.

Lingkaran masalah yang dihadapi oleh masyarakat tidak dapat diputuskan rantainya pada salah satu sisi saja. Akan tetapi seluruh masalah perlu diatasi, untuk itu masyarakat sendiri yang perlu dijadikan sebagai pemain utama dalam mengatasi masalah-masalah mereka.

Bagaimana caranya memberdayakan masyarakat?

Secara garis besar pemberdayaan masayarakat melalui pengembangan masyarakat dan pengorganisasian masyarakat,apa yang dikembangkan dari masyarakat dan sikap hidupnya.

Kemampuan masyarakat dapat meliputi antara lain kemampuan untuk bertani,beternak, melakukan wirausaha atau ketrampilan membuat home industry dan masih banyak lagi kemampuan dan ketrampilan masyarakat yang dapat dikembangkan.

Bagaimana caranya mengembangkan kemampuan dan ketrampilan masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara contoh dengan mengadakan pelatihan atau mengikutkan masyarakat pada pelatihan-pelatihan pengembangan kemampuan dan ketrampilan yang dibutuhkan.Dapat juga dengan mengajak masyarakat mengunjungi kegiatan ditempat lain dengan maksud supaya masyarakat dapat melihat sekaligus belajar. Dapat juga dengan menyediakan buku-buku bacaan yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan atau peminatan masyarakat, masih banyak bentuk lainya yang bisa diupayakan tentunya  pemerintah desa lebih memahami pemberdayaan apa yang cocok untuk masyarakatnya.

Sikap hidup yang perlu diubah tentunya sikap hidup yang merugikan atau menghambat peningkatan kesejahteraan hidup. Merubah sikap bukan pekerjaan mudah mengapa karena masyarakat sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun sudah melakukan hal itu, untuk itu memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan perubahan sikap. Caranya adalah dengan memberikan penyadaran bahwa apa yang mereka lakukan selama ini merugikan mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan memberikan banyak informasi dengan menggunakan berbagai  media seperti buku-buku bacaan, mengajak untuk melihat tempat lain, menyetel film penerangan dan masih banyak cara lain.

Pada pengorganisasian masyarakat kuncinya adalah menempatkan masyarakat sebagai pelakunya, untuk itu masyarakat perlu diajak mulai dari perencanaan kegiatan, pelaksanaan, pemeliharaan dan pelestarian. Pelibatan masyarakat sejak awal kegiatan memungkinkan masyarakat memiliki kesempatan belajar lebih banyak. Pada awal-awal kegiatan harus di dampingi untuk memberikan informasi  atau penjelasan bahkan contoh langsung.Pada tahap ini lebih banyak belajar namun pada tahap-tahap berikutnya harus mulai memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mencoba melakukan sendiri  hingga mampu atau bisa. Jika hal ini terjadi maka dikemudian hari pada saat pendamping meninggalkan masyarakat tersebut, masyarakat sudah mampu untuk melakukannya sendiri atau mandiri. (bersambung)

(Dibaca total 1.258 kali, dibaca 1 kali hari ini)