Dengan tempat yang namanya brokoh pedagang ikan itu berjualan

Dengan tempat yang namanya brokoh pedagang ikan itu berjualan

KARANGNANGKA– Masyarakat pedesaan pada jaman dulu umumnya pasti mengenal sebuah alat untuk tempat ikan atau menampung ikan ketika panen atau akan memindah ikan ke kolam lainya serta mengirim ikan ke desa yang lain, akan tetapi alat ini sekarang jarang yang memakai bahkan tidak tahu alat seperti apa bentuknya terutama anak-anak jaman sekarang  dikarenakan perkembangan jaman yang serba modern sekarang ini.

Tempat ikan itu “Brokoh” namannya kalau orang tua dulu mengatakan, pada jaman dulu digunakan untuk tempat ikan terutama oleh para pedagang ikan. Brokoh terbuat dari anyaman bambu menyerupai bakul dengan lebar diameter kurang lebih 70-80 cm dengan tinggi sekitar 25 cm, sedangkan tutupnya juga dari bambu yang di anyam menyesuaikan lebar daripada ukurn brokoh tersebut.

Dalam pembuatannya setelah brokoh tersebut dan tutupnya jadi sebelum di pakai akan di cat dengan teer agar lubang-lubang yang ada diantara anyaman itu rapat sehingga tidak akan bocor untuk dapat menamping air sebagai tempat ikan.

Selain brokoh ada satu alat untuk mengambil air yang  di ambil dari sungai atau tempat lain dengan menggunakan oblok namanya, kalau sekarang sama dengan ember atau gayung. Bentuknya lebih kecil dari brokoh hanya dengan diameter 35 cm, cara pembuatanya tidak beda dengan brokoh cuma fungsinya yang berbeda.

(Dibaca total 132 kali, dibaca 1 kali hari ini)