Suasana pengajian Isra Mi;raj di Joglo Wirayuda desa Karangnangka

Suasana pengajian Isra Mi;raj di Joglo Wirayuda desa Karangnangka

KARANGNANGKA- Pemerintah Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas, melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW di Joglo Wirayuda depan Balai desa Karangnangka

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (15/5) malam tersebut, dihadiri banyak jemaah dari warga masyarakat setempat dan desa warga dari desa lain.

Dalam sambutannya Kepala Desa Karangnangka Jafar Aerudin mengharapkan agar hikmah dalam peristiwa Isra Mi’rojNabi Muhammad SAW dapat dipetik dan dijadikan sebagai semangat untuk lebih meneladani sikap dan perilaku Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya pada bentuk dan tindakan lahiriah, tetapi terutama pada sikap dan perilaku Rasulullah SAW pada dimensi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Kami juga menyampaikan permintaan maaf pada masyarakat karena karena sudah bulan sya’ban tapi baru mala mini kita bersama memperingati Isa Mi’roji ini, meskipun sudah memasuki bulan sya’ban yang lebih penting adalah kita dapat menyelenggarakan peringatan ini.

Peristiwa Isra Mi’raj harus kita ambil sebagai pelajaran dan harus pula kita terapkan dalam hidup bermasyarakat. Dengan demikian, peringatan yang kita laksanakan tidak hanya sekadar ramai-ramaian, namun juga membawa dampak positif dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.

Selain itu, Jafar Aerudin juga menambahkan bahwa beragamnya suku bangsa, adat budaya maupun agama atau keyakinan dalam masyarakat Karangnangka, menjadi tantangan bagi kaum muslim sebagai mayoritas penduduk yang beragama Islam, untuk mampu memberi sumbangsih yang dapat dirasakan oleh seluruh golongan dalam hidup bermasyarakat.

Ini tantangan bagi umat muslim yang merupakan mayoritas penduduk, apakah mampu menjadi lokomotif dan pelopor bagi terciptanya perubahan yang positif untuk menuju kesejahteraan bersama,” tegasnya

Sementara itu KH Mudatsir Idris dalam tausiyahnya menjelaskan bahwa Isra Mi;roj adalah sebuah peristiwa besar bagi umat muslim yang sangat menentukan bagi perkembangan Islam hingga saat ini, dimana  Nabi Muhammad SAW bertemu langsung dengan Allah SWT dengan salah satu momennya adalah perintah shalat lima waktu yang diwajibkan bagi umat Islam.

KH Mudatsir Idris juga memaparkan bahwa memperingati peristiwa besar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT dan rasa cinta kepada Rasulullah, Nabi akhir zaman pembawa Risallah penyempurna akhlak manusia yang menjadi pembaharu dalam berbagai aspek kehidupan baik dalam masalah tauhid, kehidupan bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara.

Sehingga menjadi petunjuk bagi umat muslim untuk mencapai kebahagiaan hidup, baik di dunia dan akhirat.

Maka untuk itu bangsa ini harus berpedoman, penghayatan dan pengamalan dari Pancasila sebagai falsafah bangsa Indonesia yang mana sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.

Hadir pada acara tersebut Camat Kedungbanteng., Kepala KUA Kedungbanteng, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta para ketua lembaga kemsayarakatan yang ada di desa Karangnangka

(Dibaca total 96 kali, dibaca 1 kali hari ini)