Sosilaisasi kartu tani pada para petani yang tergabung dalam gapoktan

Sosilaisasi kartu tani pada para petani yang tergabung dalam gapoktan

KARANGNANGKA- Pembelian pupuk bersubsidi di Desa Karangnangka, mulai tahun 2017 harus mengggunakan kartu tani. Hal ini  disampaikan oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Kedungbanteng Ninik dalam rangka sosialisasi pembuatan Kartu tani bertempat di Joglo Wirayuda desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Banyumas, Selasa 02/05/2016

Kartu Tani itu berupa kartu debit, hasil kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia. Kartu ini untuk membeli pupuk bersubsidi, serta berfungsi sebagai tabungan para petani. Kartu Tani untuk mendata berapa jumlah petani, sekaligus mengumpulkan data agar persebaran pupuk bisa tepat sasaran. Dia mengatakan untuk Kecamatan Kedungbanteng dari 14 desa akan di buatkan kartu tani terutama para pemilik lahan pertanian agar dapat membeli pupuk bersubsidi karena sudah mempunyai kartu.

Untuk pembuatan kartu tani ini, penyuluh hanya menyediakan data yang harus di kumpulkan oleh masing-masing petani diwilayah pendampingannya untuk di ketahui luasan lahan pertanian para pemilik agar data valid, pemerintah daerah hanya menyiapkan data, dari luas lahan sampai penyusunan rencana kebutuhan kelompok tani terhadap pupuk,” jelas Ninik

Menurut Ninik karena ini merupakan program maka pada malam ini diadakan sosialisasi agar para kepala desa dan gabungan kelompok tani(gapoktan) paham akan persyaratan dan alur agar tidak ada petani yang tidak mempunyai kartu tani nantinya.

”Sasaran kartu tani adalah semua petani di yang tergabung dalam gapoktan,” terangnya. Terkait kegiatan validasi yang akan dilakukan, penyuluh sudah mulai melakukan langkah-langkah, yang meliputi identifikasi luas lahan milik petani, penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) terhadap pupuk bersubsidi, entri dan upload ke program Sistem informasi manajemen pangan Indonesia (Simpi) berbasis kartu tani.

Setelah dilakukan validasi, akan dibuat kartu tani oleh Bank BRI. Kartu tani rencananya akan diberlakukan mulai awal 2017,” ucapnya.

(Dibaca total 636 kali, dibaca 1 kali hari ini)