Bazar Kuliner menyediakan berbagai makanan tajil untuk berbuka puasa ramai dikunjungi pembeli

KARANGNANGKA- Pasar kaget yang biasanya bermunculan sejak memasuki Ramadhan diharapkan bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri rumah tangga untuk mengenalkan dan memasarkan dagangannya kepada warga untuk menambah pendapatan keluarga. Karena itu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dengan didukung Pemerintah Desa Karangnangka memberikan ruang untuk para pelaku usaha yang ada di desa Karangnangka dengan memfasilitasi Joglo sebagai tempat Bazar Kuliner selama bulan ramadhan terhadap para pedagagang atau yang mempunyai usaha makanan lainya.

Bazar Kuliner Ramadhan yang di buka oleh Ketua Tim Pengerak PKK Desa Karangnangka Rusmiati dengan ditandai penguntingan pita, begitu menyedot perhatian para warga karena diramaikan oleh seni kentongan dari Satria Baron’s sekaligus mereka berebut untuk membeli tajil yang sudah tersedia sejak pembukaan belum di mulai.

Banyak tajil yang tersedia di bazar kuliner seperti Kolak pisang, keraca, buntil, bergedel, kue lapis, peyek kacang, es cream, bubur ,dawet maupun makanan lainya.

Jafar Aerudin Kepala Desa Karangnangka mengatakan,” bagi warga yang mau jualan di Joglo tidak dipungut biaya karena momen ini sebagai kesempatan bagi pelaku usaha rumah tangga untuk meningkatkan penghasilannya, sekaligus mencoba mengetahui berapa banyak para pelaku usaha yang ada di desa Karangnangka,”katanya.

Ia berharap agar keamanan, ketertiban, tersebut tetap dijaga sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia juga meminta pedagang agar menjaga kualitas barang dagangan sesuai dengan standar kesehatan. Apalagi, momen Ramadan ini bisa dijadikan sebagai ajang promosi untuk usaha pada selain bulan Ramadan,”imbuhnya.

Siti Nurohmah selaku sekretaris LPMD menyampaikan,” dengan adanya bazar kuliner ramadhan ini setidaknya ada kontribusi pada masyarakat dan memberikan ruang agar warga dapat berdaya melalui jualan makanan/tajil dan harapanya tidak saja di bulan ramadhan tapi berkelanjutan setelah ramadhan sehingga ada peningkatan ekonomi bagi keluarga pelaku usaha,”jelasnya

Paling tidak, dengan adanya momen Ramadan, industri rumah tangga bisa lebih berkembang dan maju. Kalau dari kajian ekonomisnya, kami belum melakukan penelitian tentang seberapa besar pengaruh bazar Ramadan terhadap pertumbuhan perekonomian warga kaarangnangka,” ujarnya.

Selain Bazar kuliner panitia juga setiap hari Minggu mengadakan pengajian atau kajian Islam di Joglo bagi warga masyarakat yang di mulai dari pukul 16.30 WIB – 17.30 WIB sekaligus sambil menikmati kesenian religi yang di tampilkan oleh masing-masing RT di wilayah desa Karangnangka.

(Dibaca total 108 kali, dibaca 1 kali hari ini)