Para calon perangkat desa mengerjakan soal ujian dengan seksama

KARANGNANGKA- Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Banyumas, Minggu (10/5) menyelenggarakan tes ujian tertulis bagi Calon Perangkat Desa yang lolos verifikasi administrasi bertempat di MI Ma`arif Karangnangka yang dimulai pukul 09.00 WIB.

Seleksi ujian tertulis yang diikuti 19 orang dengan dua formasi yaitu Kasi Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat pesertanya 9 orang sedangkan Kepala Urusan Keuangan 10 orang tersebut di laksanakan sebagai syarat kedua setelah para calon perangkat memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan lolos oleh panitia.

Sedangkan materi ujian yang diberikan meliputi Uandang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bahasa Indonesia, Matematika, Pengetahuan Umum dan Pemerintahan Desa dengan batasan nilai minimal 55 yang harus di peroleh calon perangkat desa untuk dapat lolos.

Ujian tertulis menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan bagi yang telah ulus ama maupun yang lulus baru, reliabiltas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda yang memadai. Soal ujian tertulis bagi calon perangkat desa dirancang dan dibuat untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon perangkat di dalammenjalankan fungsinya sebagai pelayan masyarakat nantinya.

Mursid salah satu calon perangkat desa mengatakan,” ternyata soal matematika tetap susah dan membuat pusing, api saya yakin bahwa saya bisa mendapat nilai 90 dari hasil ujian tertulis ini,”katanya

Peserta yang lain Heni Aprilina menyampaikan,”materi matematika tetap menjadi momok bagi peserta, karena saya sendiripun merasa kesulitan dalam mengerjakanya walaupun panitia memperbolehkan peserta menghitungya dengan cara dicari melalui oret-oretan,”ungkapnya

Supriyati,S,Pd selaku tim penyusun soal menjelaskan,” untuk soal ujian matematika kami membuatnya berdasarkan standar untuk Sekolah Dasar dan SLTP, karena kami menyadari bahwa dimana-mana matematika menjadikan momok bagi siapa saja tanpa kecuali para peserta ujian calon perangkat desa.

Tapi kami yakin bahwa para peserta dapat mengerjakan soal itu dengan baik terbukti dari 19 orang hanya dua orang yang tidak lolos ujian tertulis,”jelasnya

(Dibaca total 365 kali, dibaca 1 kali hari ini)