dengan belajar menari akan menanamkan kecintaan pada budaya sendiri

KARANGNANGKA- Gerak yang yang gemulai nampak pada anak-anak yang sedang berlatih menari di Joglo Coklat Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanten Banyumaa, Minggu 26/4.

Mereka dengan lincahnya berlengak-lengok menirukan gerakan yang dibawakan oleh pelatihnya.

 

Anak-anak yang begitu ceria sedang berlatih menari yang dilakukan seiap hari jinggu, Sanggar Bunda Desa Karangnangka yang mewadahi para penerus seni tari yang di era tahun 1985 begitu mengharumkan desa dalam beberapa event kini mulai bangkit kembali dengan adanya Sangar Bunda yang didirikan pada 5 Nopember 2011.

 

Meskipun baru empat tahun berjalan akan tetapi Sanggar Bunda telah menorehkan prestasi dalam berbagai lomba tari kreasi selain itu juga membuka senam untuk ibu-ibu.

 

Dalam Sanggar Bunda anak-anak dilatih tari Gambyong, merak,batik kelinci dan gembira bondan tani maupun tari kreasi Banyumas.

 

Supriyati,S,Pd selaku ketua Sanggar Bunda mengatakan,” saya ingin Karangnangka menjadi pusat tari terutama untuk wilayah Kecamatan dalam lingkup kecil,ingin mengulang kejayaan saat saya dan teman-teman masih muda menjadikan seni tari sebagai icon Karangnangka,”katahya.

 

Saya akan memberikan yang terbaik untuk anak-anak yang berlatih,ini dapat saya buktikan ternyata mereka mampu menjadi juara di berbagai event yang di selenggarakan tingkat Kecamatan maupun Kabupaten,”imbuhnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(Dibaca total 200 kali, dibaca 1 kali hari ini)