Para pengunjung antusias mendengarkan tausiyah Ustadzah Mumpuni Handayayekti

KARANGNANGKA– Pemerintah Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Banyumas mengelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin malam 12/1/2015 bertepatan dengan 21 Rabiul Awal 1436 H, bertempat di Joglo Coklat depan kantor Desa Karangnangka.

Walau acara baru akan dimulai pukul 22.00 WIB namun ribuan pengunjung sudah memadati halaman Joglo Coklat dari pukul 19.30 WIB sampai jalan yang menghubungkan Karangnangka-Keniten dan Karangnangka-Beji dututup karena banyaknya pengunjung yang hadir,tidak hanya dari masyarakat Karangnangka akan tetapi pengunjung datang juga dari desa-desa disekitar Karangnangka.

Peringtan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut mendatangkan dai muda Ustadzah Mumpuni Handayayekti dari Kabupaten Cilacap.

Ketua penyelenggara Slamet Masruri dalam sambutannya menjelaskan,” Peringatan hari-hari besar Islam merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pemerintah desa Karangnangka bersama-sama masyarakat salah satunya dengan memperingati kelahiran Nabi Agung Muhammad SAW di samping untuk menjalin silaturrahmi antar warga masyarakat desa Karangnangka juga memberikan siraman rohani,” jelasnya

Dalam sambutannya Kepala Desa Karangnangka Jafar Aerudin mengatakan,” Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini membuktikan komitmen pemerintah desa dan masyarakat Karangnangka dalam membangun kehidupan mental spiritual sebagai modal rohaniah di antara sesama muslim yang ada di desa Karangnangka,”katanya Jika masyarakat mampu mendalami ajaran dari Nabi Muhammad SAW, maka Karangnangka akan benar-benar menjadi desa yang harmonis dan dapat memaknai sebagai upaya untuk meningkatkan peran umat Islam, menuju Islam yang mengedepankan nilai-nilai keadilan,keberadaban Islam dan toleransi dengan sesama,”imbuhnya

Gaya Ustadzah Mumpuni Handayayekti di depan pengunjung

Dalam ceramahnya Ustadzah Mumpuni Handayayekti menyampaikan,” dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini untuk kiranya umat Islam mengingat sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW yang nantinnya dapat di tiru sifatnya dan diimplementasikan dalam kehidupat bermasyarakat sehari-hari. Salah satunya dengan membangun jiwa dan membangun raganya agar seimbang tentunya dengan ngatur jiwo dan ndandani ati ( mengatur jiwa dan memperbaiki hati). Nabi Muhammad SAW merupakan pemimpin yang begitu rendah diri pemimpin yang hanya bermodalkan setia jujur dan tabah untuk melakukan kewajiban yang diberikan oleh Allah SWT pada jaman jahiliyah sehingga manusia dapat keluar dari jaman jahiliyah tersebut, tentunya tidak mudah dalam menyebarkan perjuangan menegakan Islam. Untuk itu dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus lebih kita maknai sebagai upaya untuk meningkatkan peran umat Islam menuju Islam yang rahmatan lil alamin atau Islam yang member rahmat bagi semesta alam.Untuk itulah kita perlu membangun tatanan peradaban Islam yang peduli,tatanan peradaban Islam yang menebarkan perdamaian dan toleransi.Yang lebih penting bagaimana kita meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT yaitu dengan menjaga Aqidah ,jaman boleh berubah tapi aqidah tidak. Perlu di ketahui Allah telah menjanjikan kepada umatnya Nabi Muhammad semua akan masuk surga kecuali mereka yang tidak mau masuk surga yaitu mereka yang tidak mau sholat,zakat,puasa dan mengaji,” ujarnya

Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Muspika Kedungbanteng,BPD,para tokoh Agama dan tokoh Masyarakat serta warga masyarakat.

(Dibaca total 68 kali, dibaca 1 kali hari ini)