SIMULASI BENCANA : Para korban erupsi gunung slamet di posko pengungsian sedang di data

KARANGNANGKA- Gunung Slamet yang masih dalam kondisi siaga level tiga menjadikan masyarakat harus tetap waspada. Untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diingin ratusan warga terutama masyarakat desa Kutaliman dan Melung mengikuti simulasi penangganan bidang manajemen,logistik,shelter dan dapur umum yang di gelar di lapangan Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Banyumas, Jum`at 24/10.

Simulasi ini diikuti oleh Badan Penanggulangan Bencana daerah Kabupaten Banyumas,Kodim 0701 Wijayakusuma, Dinas Sosial Kabupaten, Tagana, Banser Anak Cabang Kedungbanteng, Orari, Pramuka, Puskesmas Kedungbanteng, PMI serta masyarakat Melung dan Kutaliman yang berada di selatan gunung Slamet.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang komplek,memerlukan keterlibatan semua pihak baik pemerintah, lembaga dan masyarakat agar dapat dikoordinasikan dengan baik.

Simulasi ini sangat diperlukan dalam menghadapi segala kemungkinan terjadinya keadaan darurat bencana erupsi gunung slamet, sekaligus mengurangi ketidakpastian dampak bencana melalui pengembangan skenario dan asumsi-asumsi proyeksi kebutuhan untuk tanggap darurat. Simulasi ini juga penting untuk meningkatkan pengetahuan melalui pendataan yang tepat, pendeteksian dini, serta komunikasi dan koordinasi yang akurat juga diharapkan koordinasi, kesiapan, kesiagaan serta kerjasama tim akan semakin meningkat, sehingga akan meningkat pula kualitas langkah-langkah yang berhubungan dengan observasi dan analisis serta pencegahan, penjinakan, kesiapsiagaan, penangganan darurat, rehabilitasi dan rekontruksi yang diakibatkan oleh bencana.

Sehubungan dengan hal tersebut simulasi ini dapat diikuti dengan sebaik-baiknya, serius dan memperhatikan empat aspek peran penangggulangan bencana sesuai standar operasional prosedur (SOP) yaitu situasi, reaksi, koordinasi dan tindakan, sehingga kegiatan simulasi ini dapat berjalan dengan efektif, berdaya guna dan berhasil guna,” ujar Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Kabaupaten Banyumas ,Didi Rudianto mewakili sambutan Bupati Banyumas.

Adi Candra Komandan operasi Tagana mengatakan,” kegiatan ini bertujuan sebagai langkah untuk persiapan menghadapi bencana erupsi gunung slamet. Karena penanngulangan dan langkah antisipasi serta kesigapan dari anggota Tagana sangat dibutuhkan, tidak gagap dan ragu serta mengetahui tupoksi masing-masing,” katannya.

(Dibaca total 61 kali, dibaca 1 kali hari ini)