KARANGNANGKA-Sejumlah pohon peneduh yang ada di jalan masuk desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng, kini sedang diremajakan oleh pemerintahan desa.Pohon mahoni ang sudah besar dan membahayakan pengGuna jalan ditebang dan diganti dengan tanaman baru,yaitu pohon glodogan. Ada penggantian pohon peneduh juga ada yang tidak ditebang seperti pohon jati karena masih kecil tapi khusus mahoni kami tebang,”ujar kepala desa Karangnangka Jafar Aerudin

Dia menjelaskan pohon yang ditebang adalah pohon mahoni yang sudah besar.Pohon ini kalau dibiarkan akan merusak bahu jalan karena akarnya besar dan menjalar.Sehingga pemerintah desa khawatir pohon mahoni itu akan tumbang karena akarnya mengambang dan menjalar ke arah jalan sehingga membahayakan pengguna jalan. Karena lalu lintas dijalur Karangnangka menuju kota Kabupaten tergolong ramai.

“Pohonnya sebetulnya cepat besar dan harganya kalau dijual mahal, tapi sangat memakan bahu alan apa lagi jalanya sempit,”jelasnya

Sebagai gantinya pemerintah desa memilih jenis glodogan,karena pohon ini dianggap tepat akarnyatidak menjalar panjang ketika besar akan menjulang tinggi. Selain itu ada unsur keindahan dan estetika sehingga sangat tepat untuk ditanam di kanan kiri jalan masuk desa sebagai peneduh.

Pohon sudah ditanam tinggal perawatan agar tumbuh dengan baik dan kami buatkan lingkaran pengaman dari bambu agar tidak terinjak ataupun tercabut,”ujarnya.

Menurut dia Pemerintah desa mengginginkan jalan masuk desa menjadi ruas jalan yang menjadi jalurhijau,karena kalau tidak menjadi jalur hijau akan sangat panas sekali mengingat kanan kiri jalan tersebut kawasan pertanian terbuka,”imbuhnya

(Dibaca total 39 kali, dibaca 1 kali hari ini)