Memelihara jalan: Semangat desa membangun tidak selalu menunggu bantuan dari pemerintah tapi dengan cara swadaya

KARANGNANGKA- Semangat gotong royong bagi warga desa tetap berjalan dengan baik di usianya Indonesia yang ke 69 tahun.

Seperti yang dilakukan oleh warga RT 01 dan 02 RW 03 desa Karangnangka Kedungbanteng Banyumas,Minggu 24/8 para warga dengan semangat dan kebersamaan memperbaiki jalan Rambutan dengan cara betonisasi bersama-sama mengingat jalan tersebut sudah rusak parah seperti sungai kering sehingga sangat menganggu para pengguna jalan kalau melintasi jalan tersebut.

Jalan dengan panjang 90 meter dan lebar 2,5 meter tersebut baru di beton sepanjang 52 meter dengan ketebalan 10 cm ini di kerjakan dengan dana swadaya para warga dari dua Rukun Tetangga (RT).

Achmad Rudiyanto ketua RW 03 mengatakan,” karena keterbatsan dana betonisasi ini kami lakukan hanya sepanjang 52 meter inipun dipilih jalan yang betul-betul rusak parah mengingat jalan rambutan ini menghubungkan antar RW sehingga harus secepatnya di perbaiki,”katanya

Sebetulnya jalan ini sudah masuk di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) akan tetapi bukan menjadi prioritas utama sehingga para warga berinisiatif untuk memperbaikinya dengan cara swadaya dengan dana yang terkumpul kami dapat mengerjakan betonisasi ini sepanjang 52 meter,”imbuhnya

Darsono Kasi Pembangunan Desa Karangnangka menyampaikan,” bahwa dengan swadaya ternyata warga RW 03 mampu melaksanakan pembangunan jalan yang rusak untuk diperbaiki walaupun belum seluruhnya, ini membuktikan kalau masyarakat sebetulnya mampu untuk membangun tanpa selalu bergantung dari bantuan pemerintah. Kalau selamannya menunggu bantuan tidak mungkin jalan yang rusak dapat diperbaiki sedangkan disisi lain banyak yang memanfaatkan jalan ini untuk kegiatan perekononian maupun yang lainya,”jelasnya

Sedabgkan Edi Supeno Kadus I desa Karangnangka mengungkapkan,” gagasan betonisasi ini sebetulnya spontanitas karena di rencanakan hanya dalam satu minggu akan tetapi semangat para warga begitu tinggi sehingga ketika mereka di tarik iuran untuk pembangunan perbaikan jalan para warga cepat respon, dari hasil swadaya itu sendiri terkumpul dana Rp. 4.200.000,- lebih sedangkan pemerintah desa Karangnangka membantu Rp. 1.000.000,-. Yang lebih penting rasa gotong royong untuk berhasilnya suatu pelaksanaan pembangunan betonisasi ini meski belum seluruhnya,”ungkapnya

(Dibaca total 71 kali, dibaca 1 kali hari ini)