Peningkatan insfratuktur jalan desa salah satu bagian pembangunan

KARANGNANGKA- Warga dua dusun yaitu dusn I dan II menyambut gembira pengaspalan jalan yang berlokasi di jalan jalur lingkar Selatan RT 01/04 RT 03/05 dan RT 04/05 Desa Karangnangka Kedungbanteng . Maklum saja, warga di sana sangat menginginkan sekali perbaikan jalan yang selama ini rusak dan hampir terbengkalai dalam perbaikannya.
Perlu diketahui jalan desa lingkar selatan yang masuk dalam wilayah dusun I dan II adalah jalan yang menghubungkan dua kadus sekaligus jalur pintu masuk ke kawasan pertanian dan peternakan bagi masyarakat maupun lain desa yang mempunyai lahan di desa Karangnangka.
Jalan ini sudah lama rusak sehingga akses kendaraan roda empat sulit untuk masuk apalagi manakala musim hujan tiba. Satu satunya jalan akses roda empat bisa masuk ke wilayah kadus II adalah dengan memutar arah melewati jalan raya . Hal inilah yang menjadi pemikiran Kades Karangnangka Jafar Aerudin untuk memperbaiki akses jalan yang menghubungkan dua dusun tersebut, apalagi di wilayah dusun satu ada pusat wisata desa Desaku dan Banyu Belik.
Hal ini disampaikan Kepala desa Karangnangka Jafar Aerudin, Kamis (25/4) di ruang kerjanya. Kades Jafar Aerudin mengatakan,” Desa Karangnangka tahun 2014 ini mendapatkan kucuran dana dari APBD Kabupaten Banyumas tahun anggaran 2014 yang besarnya mencapai Rp 50 juta. Dana tersebut oleh pihak desa sengaja dialokasikan untuk pengaspalan jalan di jalur lingkar selatan dengan panjang 170 meter dan lebar 2,5 meter. Dikarenakan, jalur tersebut sangat memerlukan sekali perbaikan,”katanya
Jalan jalur tersebut benar-benar membutuhkan pengaspalan karena sudah rusak dan memang sudah sangat lama belum pernah mendapat perbaikan. Namun demikian pengerjaanya tidak dilaksanakan oleh pihak Pemerintahan Desa Karangnangka melainkan oleh rekanan pemerintah Kabupaten yang “Kami selaku kepala desa hanya mengawasi jalannya pelaksanaan pengaspalan tersebut, karena sudah menjadi aturan pemda masalah pengarapan desa menerima dengan bentuk paket jadi.
Untuk itu kami berharap nantinya masyarakat di wilayah dusun I dan II sama sama memelihara jalan yang telah diaspal tersebut,”imbuhnya
Membangun adalah kewajiban seorang pemimpin terlepas masih lama ataupun mau berhenti. membangun adalah pengabdian yang harus dijalankan seorang pemimpin tentunya dengan melihat anggaran desa kalau mampu dan kalau tidak mampu kita memcoba mengajukan pada pemerintah daerah maupun pusat,” sebutnya
Ketua RT 01/04 menyampaikan,” setelah pengaspalan selesai peran serta masyarakat desa benar-benar diperlukan baik dalam pembangunan lanjutan seperti drainase maupun dalam masa pemeliharaan, karena ini jalan umum sehingga tidak bisa begitu saja pemeliharanaanya di bebankan pada wilayah setempat,”ungkapnya

(Dibaca total 62 kali, dibaca 1 kali hari ini)