Peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Anwaarul Hidayah oleh Bupati Banyumas

KARANGNANGKA- Ir. H. Achmad Husein Bupati Banyumas Selasa 22/4 berlokasi di RT 03/01 Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng melakukan peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan Asrama anak yatim piatu dan dhuafa Pondok Pesantren Anwaarul Hidayah. Pondok Pesantren yang di bina oleh Kyai Muslimin Samani mulai berdiri pada tahun 2012 dengan nama Yayasan Pondok Pesantren Anwaarul Hidayah telah menambah sebuah tempat pendidikan yang akan menjadi pusat syiar Islam di Karangnangka yang kedua setelah sebelumya di RT 04/05 juga telah berdiri pondok pesantren yang di kelola Yayasan Sihasst.
Untuk tahap pertama pembangunan pondok itu yang dilakukan membuat tiga ruang belajar dan dilantai atasnya sebagai pemondokan para santri dari rencana lima tahap pembangunan yang sudah ada mastreplanya.
Kegiatan yang sudah berjalan di pondok pesantren Anwaarul Hidayah selama ini sama dengan pondok-pondok yang telah berdiri lebih dahulu yang ada di wilayah kabupaten Banyumas.
Akan tetapi yang membedakan dengan pondok yang lain Pondok Pesantren Anwaarul Hidayah mempunyai 50 orang anak usia balita dan usia SD kelas 6 yang tiap bulanya disantuni dengan harapan nantinya setelah selesai sekolah dasar mereka bisa belajar dipondok dengan biaya gratis.
Kegiatan lain yang telah berjalan bagi lingkungan pondok yaitu TPA baik bagi anak-anak maupun para orang tua yang belum bisa membaca Alqur`an.
Bupati Banyumas dalam sambutanya menyampaikan,” Untuk keselamatan dunia kalau dunia ini semua tempat sudah tidak punya cahaya yang memancarkan kebajikan yaitu cahaya kedamaian untuk sekitar maka dunia tidak seimbang maka dengan berdirinya pondok pesantren Anwaarul Hidayah ini adalah ibaratnya menambah cahaya, ada keseimbangan supaya dunia ini tidak banyak bencana,” jelasnya.
Pondok pesantren salah satu sumber cahaya,siapa yang mendekati sumber cahaya yang terang benderang maka dia akan bahagia siapa yang menjalin kegiatan disana . Sehingga rumus bahagia sebetulnya orang yang paling banyak datang kemasjid banyak beribadah dan ada resepnya bukan karena uang,harta tapi berapa banyak dia beribadah,”tambahnya.
Sedangkan pembina pondok pesantren Anwaarul Hidayah Kyai Muslimin Samani mengatakan,” Nantinya anak-anak yatim piatu akan kami tempatkan di Asrama dengan tujuan setelah lulus SD masuk ke SLTP maka santunan tidak tiap bulan lagi akan tetapi merawatnya tiap hari menjadikan mereka anak soleh dan solehah menurut kemampuan kami,” katanya.
Hadir dalam peletakan batu pertama tersebut Muspika Kedungbanteng, Kepala Desa Karangnangka beserta perangkatnya para alim ulama dan tokoh masyarakat serta ibu-ibu majelis taklim.

(Dibaca total 62 kali, dibaca 1 kali hari ini)