Ibu-ibu PKK dan Kader posyandu belajar komputer

KARANGNANGKA- Sebanyak 30 Ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Banyumas, Senin 10-13/3 mengikuti pelatihan komputer di Kampus Akademi Manajement Informatika Komputer (AMIKOM) Purwokerto.
Kegiatan pelatihan ini terselenggara atas kerja sama antara Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Amikom dengan Forum Kesehatan Desa (FKD) desa Karangnangka untuk peningkatan kapasitas bagi kader.
Pelatihan ini berawal dari komunikasi antara Kadus 2 dan Bidan desa, maka disepakati para kader harus ada peningkatan kapasitas dan juga merasa bahwa sudah saatnya para kader posyandu khususnya sudah harus bisa mengoperasionalkan komputer untuk menunjang kinerja yang baik dan lancar dalam hal administrasi maupun pendataan, sehingga nantinya setiap data yang di peroleh bisa disimpan sebagai database kader.
Peran kader posyandu memang sangat penting kaitanya dengan kesehatan yang terfokus pada kondisi ibu hamil, anak-anak balita yang sedang mengalami tumbuh kembang maupun pola hidup sehat bagi masyarakat.
Krisna Mahardhika (21) Relawan TIK Banyumas mengatakan,” untuk awal pelatihan memang ditempatkan di Kampus Amikom selama tiga hari sebagai pengenalan, tapi jangan kwatir karena setelah ini pihak LPPM dan Pemerintah desa Karangnangka akan membuat perjanjian kerjasama untuk tindak lanjut dari pelatihan tersebut,”katannya
Jafar Aerudin (48) Kepala desa Karangnangka menyampaikan,” kami selaku pemerintah desa sangat mendukung dengan apa yang dilakukan para kader posyandu yaitu pelatihan komputer yang bekerja sama dengan Amikom Purwokerto, tentunya ini akan menambah ketrampilan dalam hal kinerja kader sehingga nantinya administrasi dapat didigitalisasi sehingga akan tersimpan dengan baik sebagai database,” jelasnya
Nikmatul Fitria (30) salah satu kader Karang Balita 4 menuturkan,” saya selaku kader merasa beruntung karena saya mendapat pelatihan komputer, karena selama ini setiap pendataan semua hasilnya di tulis manual dan hanya tersimpan di kertas saja, akan tetapi setelah bisa mengopersionalkan komputer para kader sudah dapat menyimpan dengan rapi dalam flasdik tidak akan was-was data itu hilang atau sobek,” tuturny

(Dibaca total 58 kali, dibaca 1 kali hari ini)