Kepala Desa dan BMI berdialog dengan Kepala BNP2TKI di kawasan minapolitan

Karangnangka-Dalam rangka Safari Ramadhan BNP2TKI Pusat Rabu, 17/7 melakukakn kunjungn ke Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng.

Kunjungan tersebut langsung dipimpin Kepala BNP2TKI M. Jumhur Hidayat beserta timnya yang mengunjungi dua lokasi yang berada di desa Karangnangka, lokasi yang dikunjungi yaitu perikanan yang di kelola oleh Sisworo (47) mantan Buruh Migran Indonesia yang tidak berangkat lagi akan tetapi telah mempunyai usaha disektor pertanian sebagai petani ikan gurameh. Sedang yang satunya lagi Salikhun (37) juga mantan Buruh Migran Indonesia yang merintis usaha disektor peternakan sapi perah dan berhasil dengan baik.

Kedua orang tersebut merupakan BMI yang dulu bekerja di Korea sektor Industri dan setelah pulang mereka merintis usaha dibidangnya masing-masing sehingga dengan mereka mempunya usaha sendiri tentunya tidak akan berangkat lagi menjadi Buruh Migran Indonesia.

Tentunya ini menjadi sebuah harapan bagi para BMI yang setelah sekian lama berjuang mendapatkan rejeki dinegeri orang setelah pulang akan mengubah hidup mereka menjadi lebih baik di banding dengan sebelum mereka menjadi Buruh Migran Indonesia.

Akan tetapi tidak semua Buruh Migran Indonesia bernasib baik maupun menjadi sejahtera setelah mereka pulang.

Bagi yang bernasib baik seperti Salikhun dan Sisworo pulang dengan membawa modal, tapi juga banyak yang justru mereka mendapat perlakuan yang tidak semestinya seperti gaji tidak dibayar, penganiayaan oleh majikan sehingga bukan uang yang mereka dapat akan tetapi penderitaan bahkan sampai ada yang depresi bahkan gila karena perlakuan yang tidak manusiawi.

Bagi yang sukses atau membawa modal tentunya ketika pulang harus mempunyai perencanaan usaha yang dapat dijadikan pendapatan berkelanjutan sehingga tidak akan berpikir untuk berangkat kembali menjadi Buruh Migran.

BMI perempuan berdialog dengan Kepala BNP2TKI dekat peternakan sapi perah

Dan sudah selayaknya pemerintah memberikan apresiasi dan perlindungan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi para Buruh Migran Indonesia yang masih bekerja dinegeri orang dan terus mendorong bagi mereka yang telah purna menjadi Buruh Migran agar mempunyai usaha yang berkelanjutan dengan modal yang diperoleh selama bekerja diluar negeri.

Tidak dipungkiri bahwa para BMI juga salah satu penyumbang devisa negara terbesar akan tetapi terkadang keselamatan dan perlindungan hukum mereka tidak sebanding dengan perjuangan mereka sebagai penyumbang devisa negara, sudah selayaknya pemerintah memberikan perlindungan maksimal bagi para Buruh Migran yang masih berada di luar.

Untuk memberikan dorongan dan mengetahui sejauh mana para Buruh Migran yang telah purna dan kembali ke desanya dan apa yang mereka lakukan dengan hasil dari bekerja dinegeri orang itu maka Kepala BNP2TKI mengadakan Safari ke daerah-daerah dan salah satunya Desa karangnangka yang warganya sukses di bidang pertanian dan peternakan dengan modal yang diperoleh semasa menjadi Buruh Migran Indonesia di Korea.

Dalam dialog dengan Kepala BNP2TKI salah satu Buruh Migran yang baru pulang dari Korea Abun Na`im (30) menyampaikan” dengan kunjungan Kepala BNP2TKI ini kami merasa dihargai dan tentunya saya juga akan mengikuti jejak rekan-rekan yang telah mempunyai usaha di bidang perikanan dan peternakan sapi, karena memang desa Karangnangka sumber daya airnya begitu melimpah tinggal bagaimana kita memanfaatkanya,” Ujarnya.

Sedangkan Narsidah Sanwi (37) dari Seruni mengatakan “ sebetulnya minat terhadap usaha bagi para Buruh Migran yang telah purna banyak akan tetapi mereka butuh pendampingan dan peningkatan ketrampilan disamping modal,”katanya.

Untuk itu kami dan teman-teman terus mengupayakan peningkatan kapasitas rekan-rekan seperti yang telah kami lakukan bekerjasama dengan Dinas Perikanan mengadakan pelatihan budidaya Ikan Gurameh serta dalam waktu dekat ini juga akan mengadakan pelatihan membuat pakan ternak kambing dengan cara fermentasi,” imbuhnya.

Rombongan Safari Ramadhan BNP2TKI “ Membangun Negeri Bersama TKI “ juga diikuti oleh Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Banyumas, BNP3TKI Provinsi Jawa Tengah, BNP4TKI Kabupaten Cilacap.

Hadir juga dalam acara ini Kepala Desa Karangnangka, para Buruh Migran Indonesia yang telah purna berasal dari desa Karangnangka, Dawuhan Wetan maupun Kebumen.

(Dibaca total 38 kali, dibaca 1 kali hari ini)