Kondisi rumah Warsiyah yang luput dari BLSM

Karangnangka- Warsiyah (55) warga RT 04 RW 05 wilayah dusun satu Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng hidup nestapa sejak 7 tahun yang lalu. Dengan kondisi sakit, setiap hari Warsiyah berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik membuat makanan maupun mencucinya. Menempati rumah yang terbuat dari tiang bambu dan dinding tabak hasil swadaya lingkungan dengan ukuran 3 x 3 meter. Setelah hampir 25 tahun ikut orang sebagai pembantu rumah tangga di desa Karangsalam mereka kembali ke Desa karangnangka dengan kondisi memperihatinkan. Satu adik kandung perempuan satu-satunya yang diharapkan bisa membantu sampai sekarang entah di mana tidak ada kabar beritanya. Kedua orang tuanya sudah meninggal sejak itu Warsiyah ikut orang sebagai pembantu tetapi sekarang hidupnya sangat memprihatinkan dan menempati rumah yang tidak layak” kata salah satu warga RT 04 Tarsim .
Menurut Tarsim sementera setiap bulan Warsiyah mendapat bantuan dari Badan Amal dan Zakat Daerah (BAZDa) Kabupaten Banyumas selama satu tahun sebesar Rp. 50.000,-/bulan.
Tetapi semua aktivitas keseharian Warsiyah melakukan sendiri dengan kondisi kaki yang sakit, seperti satu tahun yang lalu masuk rumah sakit juga pemerintah desa yang mengurusi.
Sekarang tetangga yang kerap membantuanya untuk memasak maupun belanja kalau keadaan kakinya kambuh,” jelas Warsiyah.
Kamar tidur yang menyatu dengan tempat masak kondisinya memprihatinkan dari sisi kesehatan, Sakit kaki yang di derita jelas menganggu akan gerak Warsiyah, walaupun pernah dibawa kerumah sakit dan opname akan tetapi tidak ada yang menjaganya sehingga dalam kondisi belum sembuh betul minta pulang.
Dia berharap bahwa adik satu-satunya yang katanya berada di Jakarta bisa pulang dan hidup bersama

Disaat pemerintah memberikan kompensasi atas kenaikan Bahan Bakar Minyak bagi masyarakat ternyata tetap tidak tepat saran, salah satunya Warsiyah yang dilupakan tidak menerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Padahal dari kehidupan sehari-harinya Warsiyah betul-betul sangat memperihatinkan dan layak mendapatkan bantuan tersebut ternyata tidak mendapatkannya.

(Dibaca total 44 kali, dibaca 1 kali hari ini)