Dengan gotong royong setiap pekerjaan cepat selesai

Karangnangka– Minggu, 2/6 60 orang warga Karangnangka yang tergabung dalam anggota P3A bahu membahu mengadakan kerja bakti perbaikan saluran Pendil yang airnya mengalir ke Desa Karangnangka untuk pertanian dan Perikanan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat saluran Pendil di desa Kutaliman akibat hujan deras mengakibatkan runtuhnya saluran tersebut sepanjang 10 meter, sehingga aliran yang ke Karangnangka tidak mengalir sama sekali. Karena warga merasa membutuhkan air tersebut dengan semangat gotong royong mereka memperbaikinya dengan bersama-sama sehingga aliran tersebut dapat berfungsi kembali dan para petani tidak kesulitan air.

Saluran Pendil sebagai bendungan yang airnya berasal dari sungai Banjaran yang berada di desa Kutaliman Grumbul Cacaban sebagai hulu yang airnya mengairi lahan pertanian dan perikanan dua yaitu desa Karangnangka dan Kutaliman sangat penting, tanpa aliran tersebut bagi Karangnangka dan Kutaliman akan terganggu dari aktifitas pertanianya.

Tukirso (44) salah seorang anggota P3A Desa Karangnangka mengatakan,” kalau saluran ini tidak cepat di perbaiki tentunya akan membuat kerugian yang banyak bagi petani di Karangnangka dan Kutaliman sehingga kami selaku P3A langsung mengerahkan para anggotanya untuk gotong royong memperbaikinya,” katanya.

Gotong royong sebagai ciri khas masyarakat yang diwariskan turun temurun dan telah menjadi nafas kehidupan sejak jaman nenek moyang sampai sekarang, hal ini terlihat jelas pada masyarakat Karangnangka dalam memperbaiki saluran air Pendil yang longsor. Meskipun air tersebut tidak hanya untuk Karangnangka saja tapi mereka yang bekerja dengan penuh semangat dan kekeluargaan sehingga beberapa wilayah yang terkena dampak dari longsornya saluran tersebut dengan tidak mengalirnya air bisa menjadi produktif lagi, terutama bagi perikanan yang mengunakan media kolam baik indukan maupun pembesaran.

(Dibaca total 35 kali, dibaca 1 kali hari ini)