Jalan Kabupaten yang rusak parah

Karangnangka-Jalan Kabupaten yang berada di desa-desa Kecamatan Kedungbanteng bagian utara sebagian besar rusak parah. Masyarakat dan pengguna jalan menggeluhkan keadaan jalan yang menjadi akses transportasi keseharian tersebut.

Jalan Kabupaten itu diantaranya Jalan Melung-Kutaliman- Karangnangka- Beji maupun Karangnangka-Keniten Kecamatan Kedungbanteng.

Dilihat dari aspek ekonomis, tentu lebih efektif dan efesien mengingat jarak tempuh melalui jalan tersebut akan lebih cepat dibanding jalan yang menuju Purwokerto dari Melung, Kutaliman Karangnangka lewat Kebumen Baturraden. Kemudian dilihat dari aspek pertanian wilayah tersebut merupakan potensi penghasil padi yang produktif maupun hasil pertanian lainya sehingga perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai seperti infrastruktur jalan yang bagus dan baik untuk kelancaran kegiatan usaha para petani dalam mengangkat hasil panennya.

 

Seperti jalan yang berada disebelah Lapangan desa Karangnangka terlihat berlubang dan hanya ditutupi jerami sehingga sanggat membahayakan pengguna jalan” Ini bahaya bagi pengguna jalan, kalau yang tidak paham jalan tersebut berlubang mungkin bisa saja melewati jalan yang ditutupi jerami dan kalau berpapasan. Akibatnya, pengguna jalan roda dua bisa terperosok,” kata Samsul (40) warga Karangnangka sebagai pengguna jalan tersebut.

 

Samsul menambahkan banyaknya anak sekolah maupun warga yang bekerja ke Purwokerto lewat Karangnangka tentu hal ini merupakan solusi dalam mempercepat jarak tempuhnya dengan lewat jalan tersebut, begitu pula sebaliknya, bagi warga Melung, Kutaliman, Keniten, Kalikesur dan Windujaya yang juga bekerja dan anak-anak sekolah setiap harinya melalui jalaur Karangnangka.

 

“ Saya dan Istri memang selalu menggunakan jalan ini karena memang lebih cepat dibandingkan lewat jalan lain jika akan ke Purwokerto. Karena jika lewat Kedungbanteng waktu tempuhnya lebih lama,” ujar Eko Yulianto (38) warga dusun Pluang Keniten Kedungbanteng.

 

Ditambahkannya, dengan kondisi jalan sekarang ini dirinya mengaku harus lebih hati-hati, karena kalau tidak bisa jatuh akibat banyaknya lubang dijalan tersebut, ungkapnya. Hal tersebut juga diungkapkan pengguna jalan lainya, Darso (35) warga Karangnangka yang mengaku bekerja di proyek di Purwokerto. Darso mengaku kini jalan tersebut sudah tidak nyaman lagi digunakan karena banyaknya lubang akibat jalan yang rusak parah, kini dirinya tidak bisa naik motor dengan cepat karena berbahaya jika sewaktu-waktu masuk lubang,akunya.

 

Mengingat begitu besar manfaat jalan Karangnangka-Beji menuju Purwokerto masyarakat yang ada di lima desa mengharapkan pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan jalan tersebut.

 

(Dibaca total 57 kali, dibaca 1 kali hari ini)