Petani terus berusaha mempertahan lahan dan meningkatkan mutunya

Karangnangka-Pembangunan kita adalah pembangunnan Nasional berarti pembangunan yang kita bangun adalah semua daerah di tanah air. Sebab bersifat nasional, pembangunan ini harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena bagian terbesar rakyat tinggal di pedesaan, peranan rakyat desa dalam pembangunan amat besar.

Tanpa dukungan dan peran serta masyarakat pedesaan, pembangunan tidak akan berhasil. Jika desa-desa belum maju dan makmur, maka pembangunan belum berhasil.

Maju makmurnya pedesaan menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan nasional, pertimbanganya tentu karena kenyataanya sebagian besar bertempat tinggal di pedesaan jadi maju mukmurnya pedesaan mengisyaratkan maju makmurnya sebagian rakyat kita.

Ukuran secara persentative ini mungkin masih diberdebatkan mengingat jumlahnya belum mencapai angka 100% .

Namun mengingat secara kualitatif pembangunan di pedesaan nyatanya lebih rendah dibanding pada umumnya pembangunan perkotaan, logikanya bila pedesaan sudah maju makmur tentunya kota lebih dulu mengalami hal itu. Dengan demikian maju makmurnya pedesan sebab semua perkotaan sudah lebih dulu makmur dan maju.

Pembangunan dengan segala keberhasilanya saat ini masih saja ada kekurangannya terutama dalam hal pemerataan misalnya harus diakui masih adanya kesenjangan antara pembangunan kota dan desa.

Kesenjangan pembangunan kota dan desa terutama ditunjukan dengan besar dan pesatnya peralihan tata guna tanah pedesaan, dari tanah pertanian, ladang, perkebunan beralih menjadi kawasan industri dan perumahan atau kawasan wisata. Lahan pertanian mengalami penyempitan terus menerus, sehingga pemerintah harus memperjelas aturan penggunaan tanah atau lahan produktif agar tidak menciut.

Kesenjangan pembangunan kota dan desa ini juga ditunjukan oleh laju pesatnya pertumbuhan sektor dunia industri dan jasa yang menyalib pertumbuhan sektor pertanian.

Sektor pertanian bahkan jauh tertinggal, padahal warga pedesaan mengandalkan mata pencaharian di sektor pertanian. Maka usaha untuk membuat maju makmurnya desa mau tak mau harus mengandalkan kemajuan disektor pertanian. Demikian tolak ukur sukses pembangunan yang ditentukan oleh maju makmurnya pedesaan, pada giliranya ditentukan oleh maju makmurnya sektor pertanian sebab warga pedesaan mengandalkan hidupnya terutama dari kegiatan pertanian. Sebab pembangunan harus berpedoman pada upaya menciptakan dunia industri yang maju akan tetapi tidak akan meninggalkan tumpuanya yaitu pertanian yang tangguh.

Adapun maknanya kita tidak akan mampu membangun dunia industri yang maju tanpa bertumpu pada dunia pertanian yang tangguh.

Dengan demikian komitmen pembangunan industri harus selalu meletakan landasan tangguh yaitu sektor pertanian tempat dimana orang-orang desa menjadikanya sebagai lahan kehidupan.

(Dibaca total 69 kali, dibaca 1 kali hari ini)