sosok perangkat desa yang petani

Karangnangka-Petani sejati, nampaknya pas melekat pada diri Muhajirin (59). Seorang pria yang keseharianya menjadi perangkat desa di Pemerintah Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng sebagai Kaur keuangan ini masih giat dan semangat mengerjakan pekerjaanya yang sudah digeluti sekian lama.

Untuk Bapak tiga anak ini, bertani merupakan sumber kehidupannya yang begitu berharga sekali. Baginya bertani sudah menjadi kegiatan rutinitasnya diwaktu sore hari.

“ Saya sudah dari kecil bertani karena orang tua saya dulu petani. Walaupun sekarang saya menjadi perangkat desa, namun setiap sore atau pagi sebelum berangkat ke balai desa saya sempatkan menenggok sawah yang ditanamai padi dan perikanan guramehnya, pasti saya selalu menyempatkan untuk itu,” ungkapnya.

Bagi Warga RT 04/05 Desa Karangnangka ini, hal yang paling memuaskan dalam hal bertani adalah saat panen walaupun setiap panen belum tentu seperti yang diharapkan semisal terkena hama baik hama tikus, wereng maunpun ketika kemarau panjang harus berebut air untuk pertanian hal yang sering dialami. Akan tetapi bila panennya melimpah itu sangat membahagiakan, karena jerih payahnya menghasilkan sesuai yang diharapkan,” imbuhnya.

Dia juga menuturkan seharusnya saat ini para petani mendapatkan penghargaan atau apresiasi dari pemerintah, sebab petani menjadi tulang punggung kebutuhan pangan di Indonesia. Hal tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan produktivitas beras lokal, dari pada harus mendatangkan dari luar negeri. Padahat sebagai negara agraris seharusnya Indonesia malah justru bisa ekspor beras ke luar negeri,” katanya.

(Dibaca total 58 kali, dibaca 1 kali hari ini)