Pegawai Puskesmas membagikan Kartu Jamkesmas

Karangnangka-Pagi yang cerah dan matahari mulai menampkan sinar panasnya tapi itu semua tidak menjadikan 314 jiwa antri di Joglo Wirayuda Karangnangka Kedungbanteng Rabu, 27 Pebruari 2013, mereka rela antri untuk mengambil Kartu kepesertaan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari kekurangan kuota terdahulu yang belum terbagikan karena kartu belum tercetak pada hari ini sudah dapat diterima oleh mereka yang berhak menerima.

Kuota untuk kepesertaan Jamkesmas Kabupaten Banyumas versi Tim Nasional Percepatan Penaggulangan Kemiskinan(TNP2K) yang berada di bawah wewenang Wakil Presiden sebanyak 721.792, sedangkan untuk Kecamatan Kedungbnateng kuota kepesertaan Jamkesmas itu sendiri sebanyak 29.811 jiwa. Untuk Desa Karangnangka mendapat kuota sebanyak 1.988 kartu/jiwa yang mana 1.674 kartu/jiwa sudah terbagi pada tahap pertama sehingga pada hari ini pembagian tahap kedua berjumlah 314 kartu/jiwa.

Muhammad Kosim penerima kartu jamkesmas tahap dua mengatakan “ sukur kulo angsal, sebab pembagian ingkang pertama kulo mboten nampi padahal kulo tiang mboten gadeh, keleresan kulo angsal undangan ken mendet kartu jamkesmas teng balai dusun,” katanya

Mugi-mugi kulo angsal niki mboten deenge mangkenipun, namung kange jaga-jaga kemawon mbok sewedal-wedal kulo nopo bojo kalian anak kulo lara ,”imbuhnya

Hal senada di sampaikan Sariayah 65 tahun Warga RT 01 Rw 04 “ ya mung teyeng ngucap sukur aku olih kartu jamkesmas, wong genah randa ana apa-apane arep njaluk tulung sapa nggo biaya berobat, moga-moga bae pangeran paring kesehatan dumateng kulo. Dadi ora usah nggango kartu jamkesmase,” ucapnya

Memang kesehatan bagi masyarakat miskin adalah hal yang sangat mahal terutama ketika mereka terkena sakit yang harus membutuhkan perawatan dirumah sakit, bagi yang mampu itu bukan menjadi persoalan. Akan tetapi bagi masyarakat miskin untuk lebih diperdayakan juga dalam pola hidup sehat sehingga selalu tidak akan mengharap terus pada pemerintah baik pusat maupun daerah, tentunya semua dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk berperan serta dalam meningkatkan kualitas hidup bagi mereka yang masuk kategori miskin untuk bisa berdaya mandiri salah satunya dalam hidup sehat dan menjaga kesehatan.

Bagi warga masyarakat yang kebetulan tidak menjadi rumah tangga sasaran atau mendapatkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Masyrakat jangan merasa pesimis karena Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas telah menyediakan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi mereka yang benar-benar tidak mampu untuk berobat ataupun perawatan kesehatan. Akan tetapi bagi Pemerintah pusat maupun daerah setidaknya akan menarik kesimpulan dari pembagian kartu kepesertaan Jamkesmas sekarang untuk lebih valid dan teliti lagi sehingga kedepanya tidak akan terjadi salah sasaran dalam menentukan masyarakat yang menerima Kartu Jamkesmas, karena bagaimanapun juga ini tetap akan menjadi polemik bagi mereka yang tidak tahu siapa sebetunya rumah tangga sasaran itu.

(Dibaca total 44 kali, dibaca 1 kali hari ini)