Peningkatan Kemampuan Kapasitas Pekerja Sosial Masyarakat

KARANGNANGKA- Pembangunan bidang kesejahteraan sosial merupakan bagian integral dari pembangunan Nasional juga merupakan perwujudan dari upaya mencapai tujuan bangsa yang dimanatkan dalam Undang-undang Dasar a945.

Akibat krisis yang multidimensional dan diperkuat kerusuhan gejolak sosial dan bencana telah menyebabkan meningkatnya berbagai masalah sosial dalam masyarakat.

Apabila permasalahan sosial tidak segera diatas akan menimbulkan permasalah lain seperti kemiskinan, tindak kekerasan, tindak kejahatan, perbuatan asusila dan konflik sosial serta kekerasan pada anak-anak. Untuk itu diperlukan peran aktif masyarakat baik individu, keluarga dan organisasi kemasyarakatan.

Akan tetapi bagi masyarakat perlu ada pengetahuan untuk ikut serta berperan dalam penanggulangan masalah sosial.

Maka pada Rabu 13 Pebruari 2013 bertempat di balai desa Karangsalam Kidul Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas 10 orang Pekerja Sosial Masyarakat desa Karangnangka Kedungbanteng mendapat pelatihan peningkatan kemampuan bagi pendamping Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Kegiatan Pelatihan ini juga diikuti oleh masyarakat desa Beji, Kutaliman dan Karangsalam Kidul dengan jumlah peserta 40 orang.

Pelatihan ini bertujuan untuk menjadikan para Pekerja Sosial Masyarakat betul-betul paham akan peranya dalam penanggulanggan masalah sosial karena masalah sosial sangat komplek yang tentunya tidak bisa hanya di lakukakn oleh pemerintah saja.

Sedang sebagai penyelenggara pelatihan ini Dinas Sosial Tenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Banyumas. Pelatihan ini juga dihadiri oleh Dinas terkait seperti Dinsosnakertrans, pihak Kecamatan Kedungbanteng, Kepala Desa Karangsalam Kidul serta petugas balai rehabilitasi Sosial Budi Bhakti Banyumas.

Kepala Dinsosnakertrans menyampaikan” bahwa pelatihan ini penting mengingat masalah sosial sangat komplek, dan masyarakat mempunyai peranan penting dalam ikut memberdayakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Masyarakat (PMKS) terutama di desa masing-masing,” katanya.

Setidaknya masyarakat bisa membantu untuk PMKS berdaya minimal bisa memenuhi kebutuhan pribadi tanpa harus menjadi beban orang lain” imbuhnya

Sedangkan Untung Sutekad 35 tahun dari PSM desa Karangnangka mengatakan” Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di desa begitu tinggi ,akan tetapi belum banyak yang tahu ada berapa jenis yang menjadi kategori PMKS itu walaupun diantara yang pernah saya lakukkan mungkin ada salah satu yang masuk dalam kategori sebagai penaggulangan untuk PMKS, akan tetapi dengan mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan bagi pekerja sosial jelas menambah wawasan yang sangat penting” ujarnya

Dalam menjalankan tugas sebagai Pekerja Sosial harus mempunyai pinsip dasar dan prinsip umum, pronsip dasar itu harga diri untuk menghormati martabat manusia maka kita harus membangkitkan harga diri penerima manfaat agar dapat berperan serta dalam pemecahan masalah.Penentuan diri sendiri bisa meyakinkan setiap manusia berhak menentukan nasibnya sendiri untuk itu pekerja sosial mempunyai tugas mengarahkan penerima manfaat untuk menentukan pilihan.Dasar yang lain kesempatan yang sama yaitu memberikan kesempatan yang sama tanpa membeda-bedakan suku, ras dan agama kata lain membimbing penerima manfaat agar kesempatan yang sama dan kemampuan yang berbeda dapat didayagunakan.Tanggungjawab sosial meyakini bahwa manusia hidup tergantung pada manusia lainya dan saling ketergantungan, kita perlu menyadarkan bahwa hubungan antar manusia merupakan pengalaman yang berharga bagi manusia dalam meningkatkan kemampuan mengatasi masalah.

Prinsip umum penerimaan kita harus bersikap menerima penerima manfaat apa adanya sesuai karakter yang melekat padanya.

Sebagai Pekerja Sosial harus tahu hakekat penangganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang meliputi keberfungsian, kesetiakawanan sosial, kegotong royongan dan tata kehidupan serta penghidupan.

(Dibaca total 59 kali, dibaca 1 kali hari ini)