Terlepas dari kekalahan timnas bulutangkis Indonesia di ajang olimpiade London 2012 dengan tidak ada satupun wakil Indonesia yang memperoleh medali di ajang tersebut, rasanya permainan yang satu ini tetap diminati sebagian masyarakat Indonesia. Tidak terkecuali masyarakat desa karangnangka, dalam rangka meramaikan  dirgahayu republik Indonesia yang ke-67, desa karangnangka menyelenggarakan berbagai macam lomba, salah satunya bulutangkis.

Lomba yang bertempat di RT 02 RW 03 ini dimulai hari Kamis (9/8) hanya melombakan nomor ganda dan dibagi menjadi 2 grup, A dan B. Para pemain grup A lebih mumpuni dalam skill dari grup B. Karena hanya nomor ganda yang dilombakan, para peserta yang mendaftar mendapat pasangannya dengan cara diundi, jadi tidak ada pilih memilih sehingga semua pasangan yang ada merasa adil dalam berlomba.

Mengingat lomba ini juga bertepatan dengan bulan ramadhan baru sekitar pukul 22.00 WIB hari Kamis dimulai, dengan diikuti oleh 8 pasangan. Layaknya berlaga di olimpiade para peserta tidak mau kalah dalam beradu skill masing-masing. Dari pertandingan pertama antara Endro-Santo melawan Tri-Mingan, yang dimenangkan oleh pasangan Endro-Santo, sudah terlihat nantinya lomba ini akan berlangsung seru dan menarik. Tak jarang para peserta sampai jatuh bangun dalam bermain. Tak mau kalah dengan para peserta lomba, para penonton juga terlihat berjubel dan antusias sekali dalam menyaksikan semua pertandingan yang ada, tak jarang juga tawa penonton pecah saat terjadi kelucuan para peserta lomba dalam bertanding.

Kurang lebih 3 jam semua pertandingan dimainkan, akhirnya pertandingan final antara pasangan Endro-Santo melawan Ari-Yono dimainkan sekitar pukul 01.00 WIB (10/8). Udara malam yang dingin tidak menyurutkan semangat para peserta dalam bermain, begitu juga para penonton yang masih setia menyaksikan partai puncak ini. Setelah dari awal digadang-gadang menjadi juara, pasangan Endro-Santo akhirnya keluar sebagai juara pertama Grup B dengan skor 30-17.

Setelah kemarin hari Kamis (9/8) dilangsungkan pertandingan Grup B, hari selanjutnya, Jum’at (10/8) dilangsungkan pertandingan Grup A. Sudah diperkirakan pertandingan-pertandingan di grup ini akan lebih seru dan menarik, sudah terlihat dari para penonton yang lebih banyak dari hari kemarin. Karena ada 9 pasangan yang mendaftar di Grup A ini, setelah dilakukan undian maka ada satu pasangan yang bye (langsung melaju ke babak selanjutnya).

Begitu ramainya pertandingan-pertandingan di grup ini hingga rata-rata tiap pertandingan para pemain mengganti shuttlecock hingga 2 sampai 4 kali, berbeda dengan hari kemarin yang hanya rata-rata 1 sampai 2 shuttlecock yang habis tiap kali pertandingan. Setelah 4 pertandingan di penyisihan dan 1 pertandingan bye dimainkan pertandingan ditunda lagi untuk hari sabtu, mengingat waktu yang sudah cukup larut  yaitu pukul 01.00 WIB (11/8).

Sempat ditunda beberapa menit karena pemadaman listrik, pertandingan lanjutan Grup B hari kemarin dilanjutkan hingga ke babak final, yang mempertemukan Warsono-Rohman melawan Tekad-Ridho yang akhirnya dimenangkan Tekad-Ridho dengan skor akhir 30-16. (fm)

(Dibaca total 39 kali, dibaca 1 kali hari ini)