Petani Melakukan Panen Padi

Swasembada beras beberapa silam patut disyukuri, tetapi kenyataannya masyarakat miskin justru paling banyak di daerah pertanian pedesaan menjadikan kita prihatin.

Perolehan sumber penghasilan utama masyarakat petani miskin tetap dari sektor pertanian. Oleh karena itu pertanian mau tidak mau tetap menjadi andalan dalam upaya mendapatkan kemakmuran.

Oleh sebab itu bagaimanapun kebijakan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di dalam pengentasan kemiskinan terpusat pada usaha peningkatan produksi pertanian. Hal ini sesuai kenyataan bahwa sebagian besar penduduk miskin kita hidupnya pada sektor pertanian.kenaikan pendapatan pada akhirnya akan mengangkat kesejahteraannya.

Agrobisnis di artikan sebagai sistem dari kegiatan pra panen, panen dan paska panen serta pemasaran.Ada pula yang menyebut sebagai kegiatan bisnis berbasis pertanian. Ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain saling menyatu dan terkait. Terputusnya salah satu akan melumpuhkan sistem tersebut.

Ciri khas dari agrobisnis untuk menikmatinya membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan kalau palawija, tak ada jaminan pemasaran dan harga jual, resiko iklim dan serangan hama serta penyakit, makin banyak usaha ekonomi dari petani tetapi luas lahan makin kecil sehingga tidak memungkinkan dikelola dengan keuntungan ekonomi yang sesuai.Selama proses produksi dan penanganan paska panen banyak kendala yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil.

Akibat dari semua itu , usaha pertanian dalam pandangan program kredit usaha kecil masuk kategori komoditi berisiko tinggi.

Aspek utama bidang garapan agrobisnis pra panen bagaimana menyiapkan dan melaksanakan sarana/prasarana produksi seperti SDM,teknologi, modal, sumber daya alam, komoditi, luas produksi. Panen sangat dipengaruhi sumber daya manusia (jumlah dan ketrampilan) paska panenproses mengubah input menjadi out put, yang mempengaruhi sumber daya manusia, teknologi, jenis komoditi, luas produksi. Pemasaran upaya bagaimana agar barang sampai ke tangan konsumen secara baik.

Usaha untuk meningkatkan produksi pertanian telah cukup berhasil dengan swasembada beras. Akan tetapi saat ini kita harus mengembangkan agrobisnis sebagai upaya memakmurkan petani.

Manajemen agrobisnis mempunyai kata kunci untuk mencapai keberhasilannya adalah manusia sebagai pelaku dan teknik sebagai sarana untuk menunjukan kemampuan manusia. Dan penererapan manajemen sebagai seni, sehingga manajemen dipandang sebagai persamaan yang tak sempurna.

Kata kunci lainya adalah berhasil, setiap orang yang baik harus berhasil memenuhi sasaran atau hasil yang diinginkan. Dan bagaimana agar hasil pengembalian tertinggi bisa diperoleh dari rekayasa sumber daya yang tersedia. Yang pada akhirnya pendapatan serta kesejeahteraan petani semakin meningkat dan profesional.

(Dibaca total 283 kali, dibaca 1 kali hari ini)